0

[Arsip 2013] Dengan Pelatihan Memasak, Bidpuan PKS dan WAHDAH Tingkatkan Produktivitas Ibu Rumah Tangga di Riyadh

pelatihan-tahu

 

PKS Riyadh – Makanan tidak hanya halal tetapi juga seharusnya baik bagi tubuh kita. Al-Qur’an telah memberi petunjuk yaitu, memakan yang halal danyang baik-baik (thayyib). Allah SWT berfirman: “Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi.” (QS.al-Baqarah : 168). Begitu banyak manfaat kedelai bagi masyarakat Indonesia khususnya. Dari satu jenis kacang itu saja bisa menjadi berbagai olahan yang nikmat danbergizi. Diantara olahan kacang kedelai yang disukai banyak orang adalah tahu. Nampaknya selera masyarakat Indonesia terhadap makanan satu ini tidak berbeda walau berada di negara lain. Hal ini dibuktikan dengan larisnya angka penjualan tahu di Riyadh, Saudi Arabia.

Bahkan beberapa kali toko Indonesia yang biasa menyediakan tahu terlihat kehabisan stoknya karena diserbu pembeli sehingga membuat para penggemarnya kebingungan. Tidak jarang juga hal ini berimbas kepada usaha kecil masyarakat Indonesia yang berjualan makanan berbahan dasar tahu, seperti tahu isi, ketupat tahu, dan lain-lain. Keterbatasan panganan tahu di negeri orang membuat para ummahat bersemangat untuk membuat sendiri. Bisa disimpulkan bahwa besarnya angka permintaan terhadap tahu disini (Saudi Arabia, red) tidak imbang terhadap penawaran barang yang ada.

Untuk menghindari hal-hal demikian, maka ibuibu yang tergabung dalam Bidang Perempuan (Bidpuan) DPD Riyadh, PIP PKS ( Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera ) Saudi Arabia berinisiatif untuk menyebarkan ilmu ke komunitas lain agar bermanfaat bagi banyak orang. Seperti pelatihan tahu yang diadakan pada, Jum’at 15 November 2013 untuk ibuibu komunitas WAHDAH di daerah Dir’iyah, Riyadh Saudi Arabia.

Pelatihan dibuka dengan sambutan dari Ummu Rumaisha sebagai ketua Bidpuan PKS Saudi Arabia yang kemudian dilanjutkan sambutan dari shahibul bait selaku perwakilan dari komunitas WAHDAH,  Ummu Unaisah. Dalam sambutannya Ummu Rumaisha menenkanka bahwa dakwah yang kami lalui adalah menyeluruh bukan semata-mata hanya bergelut di dunia politik tapi juga kami turun dalam semua lini bahkan untuk membuat tahu ini. Dalam uraiannya, perwakilan dari ibuibu komunitas wahdah  menyatakan antusiasnya dalam mengikuti pelatihan ini dan mengungkapkan kegembiraannya. Berikut langkah-langkah membuat tahu dari awal hingga akhir.

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah :

–   1.5 kg kacang kedelai

–    Air layak minum

–   Cuka 100-150 ml

–    Saringan yang terbuat dari kain

Cara membuat :

1. Rendam kacang kedelai kira-kira 5 jam atau semalaman

2. Haluskan (blender) dengan air. Perbandingan kacang kedelai dan air adalah 1:3

3. Panaskan di atas api hingga mendidih

4. Saring dengan kain hingga ampas terpisah

5. Berikan cuka, aduk sebentar sampai kelihatan menggumpal

6. Diamkan beberapa saat sampai air terpisah dengan tahu

7. Saring dengan kain agar air benar-benar terpisah

8. Cetak tahu diatas wadah yang sudah dialasi saringan kain

9. Tekan dengan sesuatu agar tahu menjadi lebih padat

10. Diamkan beberapa saat, tahu siap dipotong-potong dan diolah sesuai selera anda

Demikian proses pembuatan tahu itu. Sambil menunggu tahu siap dipotong acara diselingi dengan makan bakso bersama danpenjelasan profil caleg PKS. Dapil Luar Negri. Sungguh acara ini mengeratkan kami walau beda harokah. Semoga ilmu tersebut bermanfaat dan dapat ditularkan ke komunitas lainnya. Dan para ummahat makin semangat dan kreatif untuk membuat makanan yang terjamin tidak hanya halalnya, tapi juga thayyib serta mampu menjadi solusi bila terjadi kelangkaan tahu di pasaran di masa datang.

NB : Artikel ini merupakan arsip kegiatan tahun 2013, pernah di publish di website Islamedia http://islamedia.web.id/2013/11/aytktm-dengan-pelatihan-memasak-bidpuan.html

 

[Humas PKS Riyadh]

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *