0

DD PKS Riyadh Hadir Dalam Dialog Dengan Elemen Masyarakat Yang Diadakan KBRI Riyadh

KBRI dan berbagai elemen masyarakat. Foto : liputanbmi

KBRI dan berbagai elemen masyarakat. Foto : liputanbmi

PKS Riyadh – KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Riyadh mengadakan pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat dalam rangka berdialog yang bertemakan “Meningkatkan Perlindungan dan Pelayanan WNI di Arab Saudi” (7/10). Dari berbagai pihak yang diundang (ormas, LSM, parpol, tokoh masyarakat), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga turut diundang dalam kesempatan ini.

Aji Teguh P selaku ketua bidang Humas DD PKS Riyadh yang ditugaskan menjadi perwakilan PKS dalam pertemuan ini. Dalam kesempatan ini Aji menyatakan, bahwa pertemuan ini adalah bentuk komunikasi yang harus diapresiasi.

“Kita harus mengapresiasi positif dari inisiatif dari KBRI dalam membangun komunikasi dua arah antara Pemerintah dan Masyarakat, ditambah pula program ini akan diadakan secara rutin” tutur Aji.

Dialog yang diadakan di gedung KBRI Riyadh ini dibatasi dalam empat tema, yaitu pelayanan warga; perlindungan WNI/TKI; kerjasama antar elemen masyarakat dan peluang kerja di Arab Saudi.

Pada kesempatan ini, Aji selaku perwakilan PKS meminta feedback dari pihak KBRI terkait revisi UU no.39 tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri, selain itu aji juga meminta pihak KBRI memberikan insentif lebih kepada UMKM kecil yang ingin mengikuti pameran di Arab Saudi.

Konsuler KBRI Riyadh, Dede Achmad Rifai memberikan feedback terkait UU no.39 tahun 2004 agar DPR sesegera mungkin menyelesaikan revisi-nya, sehingga berbagai pihak mendapatkan kepastian hukum dalam bekerja untuk membantu TKI di Luar Negeri.

Secara garis besar, pada pertemuan ini pihak KBRI menjelaskan kepada seluruh hadirin agar memberikan informasi kepada para kerabat dan masyarakat yang ada di Indonesia agar tidak pergi ke Arab Saudi untuk bekerja secara ilegal, karena hanya akan memberikan masalah yang berkepanjangan. Selain itu, KBRI juga menghimbau kepada WNI yang ada di Arab Saudi agar patuh kepada hukum setempat yang berlaku di Arab Saudi.

Pertemuan dan dialog ini akan dilangsungkan secara rutin, dan bulan depan KBRI mengagendakan pelatihan kepada WNI tentang hukum yang berlaku di Arab Saudi.

(ATP)

 

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *