0

Fraksi PKS Dorong Industri Rumah Tangga Berbasis Alumunium di Lampung Timur

foto 4

BANDAR LAMPUNG – Pertemuan antara kader dan simpatisan serta konstituen PKS dengan Fraksi PKS DPRD Lampung di Lampung Timur yang terangkum dalam Fraksi PKS Road to 15 Kota/Kabupaten setidaknya terdapat 3 (tiga) manfaat. Pertama, menjadi sarana silaturahim antara kader, simpatisan dan konstituen PKS dengan anggota dewan yang mereka pilih baik dalam daerah pemilihannya maupun diluar daerah pemilihannya yang kesemuanya bernaung dalam Fraksi PKS. Kedua, menjaga soliditas dan membangun kebersamaan antara elemen partai, baik struktur, kader maupun simpatisan dengan Fraksi PKS; Dan ketiga, menjadi jembatan informasi dan serap aspirasi antara struktur, kader dan simpatisan/konstituen dengan Fraksi PKS.

Demikian dikatakan Johan Sulaiman, Wakil Ketua DPRD Lampung dari Fraksi PKS disela-sela acara Fraksi PKS Road To 15 Kota/Kabupaten (RT15KoKab), Sabtu (18/1) di Kabupaten Lampung Timur yang bertempat di Aula Yayasan Baitul Muslimin Lamtim.

Dalam agenda tersebut terangkum beberapa masukan, saran dan informasi berharga dari peserta RT15KoKab diantaranya perihal kerawanan keamanan, infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu informasi menarik adalah adanya harapan tentang hadirnya kawasan industri rumah tangga berbasis alumunium” kata Johan.

Waketum PKS Lampung ini menambahkan bahwa awalnya si penggagas ide ini adalah pengusaha wajan/penggorengan yang berfikir bagaimana agar di lingkungan sekitar usahanya mendapatkan kemanfaatan dari usaha wajannya. “Tercetuslah kemudian ide adanya kawasan industri rumah tangga berbasis alumunium di Way Jepara Lampung Timur dimana disekitar pabrik pembuatan wajan juga berkembang usaha-usaha produksi lain berbahan baku alumunium, seperti sendok-garpu, onderdil sepeda dan lain sebagainya” tambah Johan.

“Atas ide dan saran ini, tentu harus disambut dan kemudian di dorong agar berkembang kawasan industri rumah tangga berbasis alumunium dan kami yakin Pemerintah Daerah sangat berkepentingan dengan hadirnya kawasan industri semacam ini di Provinsi Lampung khususnya di Lampung Timur dalam upaya mengurangi angka kemiskinan” kata penggemar olahraga bulu tangkis ini.

Sementara itu salah satu peserta Fraksi PKS RT15KoKab, Haji Wawan seorang pengusaha wajan menyampaikan kekhawatirannya mengenai kondisi UMKM di Lampung yang secara umum dinilai belum siap berkompetisi pada MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2015 ini. “Pemerintah harus mengantisipasi dengan melakukan intervensi melalui insentif-insentif tertentu, salah satunya dengan kemudahan perizinan bagi UMKM” kata Haji Wawan.

Untuk diketahui, sebelum agenda Fraksi PKS RT15Kokab, rombongan Fraksi PKS DPRD Lampung meninjau pabrik produksi wajan Cap Gajah milik Haji Wawan

(Humas PKS Lampung)

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *