0

Inilah Sumber Keuangan PKS

Mardani Ali Sera. Foto : PKS TV

Mardani Ali Sera. Foto : PKS TV

 

PKS Riyadh – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menjelaskan sistem pendanaan partainya.

Menurut Mardani, pendanaan PKS berasal dari sumbangan para kadernya. Meski dinamakan sumbangan namun jumlah uang yang harus disetorkan dipatok oleh partai.

“Kami menyebutnya infak,” kata Mardani Ali Sera pada diskusi Perspektif Indonesia di Menteng, Jakarta, Sabtu (9/1/2016).

Mardani menjelaskan, jumlah uang yang harus diberikan kader kepada partai berbeda-beda. Tergantung pada jumlah penghasilan dan jabatannya.

“Kami di PKS tidak kerja individu, memang punya kesadaran untuk infak ke partai,” katanya.

Bagi kader yang berpenghasilan di atas Rp 6 juta maka jumlah yang harus disetorkan adalah lima persen dari penghasilannya.

Sedangkan kader PKS yang menjadi anggota DPR RI, berkewajiban memberikan uang sebesar Rp 25 juta ke partai.

Bagi kader PKS yang menjabat sebagai anggota DPRD tingkat provinsi, mereka harus menyisihkan Rp 5 juta dari penghasilannya untuk diberikan ke partai.

Jumlah yang lebih kecil harus dibayarkan anggota DPRD tingkat kota atau kabupaten dari PKS.

Mereka cukup menyerahkan Rp 1,5 juta perbulannya ke partai.

Mengenai pengeluaran partai, Mardani menjelaskan, PKS harus menguras kas sebesar Rp 1,2 miliar. Uang tersebut digunakan untuk membayar biaya listrik kantor, gaji 112 orang pegawai dan pengurus, serta biaya-biaya lain.

Sumber : tribunnews.com

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *