3

Jatuh Cinta Dengan PKS

Logo PKS Riyadh

 

Oleh Yasman Juniawan*

Sebelum Mengenal PKS

Dahulu saya hanya mengetahui PKS di bendera kampanye di tepi jalan atau di kaos kaos partai yang di pakai oleh para simpatisan dan kadernya ketika kampanye berlangsung ,jadi sebatas tahu saja tanpa mengenal lebih dalam.
Kebetulan dari dulu di keluarga saya sangat menjungjung tinggi nilai nilai peodalisme dengan kata lain ketika pemilu tiba saya selalu memilih apa yang ayah saya pilih,begitupun ayah saya, beliau selalu memilih apa yang kakek saya pilih dan seterusnya.

Karena usia saya masih terbilang muda degan ambisi hanya ingin ikut berpartisipasi saja dalam mensukseskan pesta demokrasi di negri tercinta, terkadang jangankan faham program,visi dan juga misi partai nya, kadang lambangnya saja sering lupa.hanya saja bapak saya selalu berpesan “asal jangan yang berwarna merah apalagi yang ada bantengnya” kata beliau.

Sayangnya saat itu saya tidak memilih PKS karena sering dikonotasikan dan dicitrakan tidak baik oleh media dengan berbagai masalah yang tidak bisa saya sebutkan dengan rinci, dan bodohnya saya malah menelan mentah mentah informasi yang tersebar di media tanopa tabayun dulu padahal media di kuasai oleh orang orang liberalis dan sekularis yang kurang relevan, saya katakana ini kisah miris di masa lalu.

Mulai Pedekate (pendekatan) dengan PKS riyadh

Pada tanggal 21 maret 2014 saya memutuskan untuk bekerja ke luar negri yaitu ke Saudi Arabia tepatnya di kota Riyadh yang merupakan pusat pemerintahan di Negara tersebut, waktu terus berjalan di sela-sela kesibukan saya bekerja, Alhamdulillah saya selalu menyempatkan diri untuk belajar ilmu dienulislam di berbagai majlis ilmu di kota Riyadh.

Hingga akhirnya di salah satu majelis kajian sore yang mengkaji kitab bulugulmarom di masjid Alrajhi baru bersama ustadz Abdullah haidir waktu itu, saya di pertemukan atas izin Allah ta’ala dengan seorang ikhwan yang kebetulan dari Sukabumi satu daerah dengan saya, ia bernama Gunawan subekti, orangnya baik,kritis,kreatif dan tentu sangat religious.

Kemudian saya di ajak untuk mengikuti liqo tarbawi yang pada saat itu saya masih belum faham seperti apa itu liqo tarbawi itu,”lahaula “ hati saya yakin karena melihat karakter akhi gunawan subekti yang seperti itu saya jadi tertarik, dan bertanya tanya “belajar dimana dia? Pasti ada bimbingan spiritual deanulislam?”.

Akhirnya saya pun ikut tawaran beliau mengikuti liqo tarbawi bersama murobinya yaitu ustadz Muid dan ikhwan lain nya,pertemuan pertama berkesan, pertemuan kedua semakin berkesan dan pertemuan ketiga semakin membawa hikmah ,Alhamdulillah meski terkadang saya sibuk kerja tapi masih bisa meluangkan waktu untuk mengikuti liqo tarbawi tersebut.

Mulai berkenalan dengan PKS riyadh

Setalah pertemuan ketiga akh Gunawan menjelaskan bahwa liqo tarbawi ini berada di bawah naungan PKS (partai keadilan sosial ) yang berada di Riyadh Saudi Arabia, masyaalah saya begitu terkejut tentang bayangan saya dulu ketika belum mengenal PKS dan hanya mengenal lewat media saja ternyata jauh sekali bahkan sanagat jauh sekali ,liqo tarbawi dengan agenda dan program yang cukup jelas yakni mencetak insan generasi Rabani, dengan bimbingan yang terarah, beserta antusias ikhwan yang sanagat luar biasa, kami dalam satu liqo sudah seperti satu saudara apalagi di perantaun, saya bersyukur, sungguh saya sangat benar benar bersyukur pada allah ta’ala.

Jatuh cinta dengan PKS

Setiap pekan jika tak ada halangan saya mengahadiri liqo tarbawi, dan mengahdiri pertemuan pertemuan bersama para kader dan pengurus partai PKS Riyadh, PKS Riyadh giat mengadakan acara acara yang tentu bermanfaat yang di bungkus dengan ambisi yang sama,kekeluargaan dan kebersamaan dalam mencari Ridha Allah Swt.

Saya yakin jika Negara kita di pimpin oleh orang orang yang amanah menjalankan tugasnya sebagai hamba allah taat dan patuh padaNya maka bukan hal yang mustahil kemakmuran,kemajuan,dan kesejateraan Negara bisa tercapai,insyaallah.

Sejujurnya tulisan ini tidak ada tendency apapun,lahir natural begitu saja dari lubuk hati saya yang paling dalam, “saya jatuh cinta, saya benar benar jatuh cinta dengan PKS “
Di akhir tulisan ini saya akan menulis syair nased yang saya karang sendiri dan sudah pernah saya bawakan langsung di berbagai acara PKS riyadh.

kita adalah satu saudara dalam ikatan ukhuwah islamiyah
jangan berhenti, dan teruslah mengkaji ilmu agama penyelamat diri
insyaallah kita kan bersama, insyaallah dalam naungan ridhonya
isnyaallah tak hanya didunia , insyaallah juga di surganya
menjalin tali silaturahmi satu tujuan satu visi dan misi
maju bersama melangkah dengan pasti
bersama PKS yang selalu di hati…
insyaallah kita kan bersama, insyaallah dalam naungan ridhonya
insyaallah tak hanya didunia ,insyaallah juga di surganya
tak hanya didunia juga di surganyaaaaaa….

Informasi tentang penulis bisa di dapat di https://www.facebook.com/iyas.puple/about

redaksi

3 Comments

  1. Terima kasih atas komentarnya.

    Mohon maaf kami adalah Partai keadilan sejahtera, sebagai partai resmi yang ada di Indonesia, yang tidak ada afiliasi jalur struktural dengan kelompok yang ada di Luar Negeri. mungkin pesan yang anda kirim salah alamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *