1

Livetweet Bedah Buku “Wonderful Family” oleh @PKS_Riyadh

PKS Riyadh (13/2) – Dalam acara bedah buku “Wonderful Family” yang diadakan di Distrik Sulay, Riyadh KSA, Bidang Humas DPD PIP PKS Riyadh berhasil merangkum point -point yang dipaparkan Ustadz Abdullah Haidir, Lc dalam bentuk Livetweet via @PKS_Riyadh.

Berikut isi Livetweet :

Live tweet… Bismillah…

1. Secara normatif, kita tentu sudah mengetahui kedudukan berkeluarga lengkap dgn segala dalil & argumentasinya.

2. Sejumlah panduan pun,baik yg trsurat & trsirat dpt kita temukan dlm Al-Qur’an & Alhadits, begitu pula melalui ucapan para ulama trpercaya

3. Namun itu semua, hendaknya tak menghalangi kita untuk terus belajar & mengevaluasi perjalanan bahtera keluarga kita masing2.

4. Setidaknya hal ini memberikan kita 2 makna; boleh jd banyak perkara2 yg kita anggap lumrah, trnyata layak dievaluasi & diperbaiki.

5. Boleh jd juga ada ‘teori2’ br, setidaknya bagi kita pribadi, yg cukup menarik utk kita terapkan dlm kehidupan berkeluarga.

6. Apalagi, kehidupan berkeluarga memiliki karakteristik yg sangat khas; Dia adalah dunia yg sangat tinggi tingkat rutinitasnya.

7. Sementara pada saat yg brsamaan, dlm kerutinan tersebut, disadari atau tdk, terjadi perubahan2 besar di dalamnya.

8. Buku yg disusun Ustadz @PakCah , “Wonderful Family, Merajut Keindahan Keluarga”, sangat recommended utk bahan perjalanan keluarga kita.

9. Tulisan ttg keluarga yg mampu menggabungkan teori2,kenyataan praktis d lapangan,misal2 sederhana & mengena adlh sesuatu yg sangat menarik

10. Apalagi kita percaya kpd sang penulis, sbg org yg boleh dibilang layak jd teladan dlm masalah ini d tengah seabrek kesibukannya.

12. Poin (1) perkuat & segarkan selalu motivasi & visi kehidupan keluarga kita.

13. Keluarga adlh sumber perdaban. Bagaimana peradaban yg kita inginkan, erat kaitannya dgn pola keluarga yg kita bangun.

14. Cukuplah kita dapati bahwa para Nabi seluruhnya berkeluarga & sangat mengharapkan keturunan.

15. Dan bahwa org yg Allah tetapkan sbg pendamping Nabi Adam AS utk mengemban tugas sbg khalifah, adalah Hawa, isterinya.

16. Basis dakwah Rasulullab SAW sendiri yg pertama adalah keluarga.

18. Biasanya semangat utk belajar kehidupan seluk beluk berkeluarga cukup tinggi dilakukan oleh mrk yg hendak memasuki kehidupan berkeluarga

19. Namun proses itu sering berhenti justru ketika dia telah berkeluarga.

20. Padahal justru ketika sudah berkeluarga, seseorang semakin memerlukan proses pembelajaran diri berkeluarga.

21. Poin (3) saling melengkapi, bukan saling mengorek kekurangan.

22. Akad nikah berbeda dgn akad2 lainnya, akad2 yg lain, umumnya mempertimbangkan untung rugi atau berasaskan persaingan.

23. Tapi akad nikah harus dibangun dgn semangat saling melengkapi & saling menyatu.

24. Poin (4) perbedaan itu mutlak, bukan untuk dibenturkan, tapi untuk dipadukan.

Perbedaan ini ada yg sifatnya general dan sifatnya khas pribadi.

26. Sumber2 konflik biasanya terjadi krn ketidakmampuan dlm menyadari, memahami & mensikapi perbedaan ini.

27. Perhatikan bagaimana Rasulullah SAW menyikapi istri2nya yg sangat berbeda & beragam karakteristiknya, baik biologis, psikologis & sosial

28. Poin (5) Romantisme dan kehangatan hubungan, bukan hanya saat penganten baru.

29. Jangan bikin kehidupan keluarga terlalu dingin & monoton, walau berbagai hak telah terpenuhi.

30. Hadirkan d dlmnya romantisme, hangat, cair, ‘kocak’, akrab, ngangeni & penuh kejutan, baik dlm bentuk ucapan & perbuatan.

31. Penting dlm hal ini utk tdk terlalu melibatkan perkara2 d luar rmh k dlm rmh.

32. Justru hendaknya dia dijadikan shb tempat hilangnya segala penat & letih dr kesibukan d liar rmh.

33. Istilahnya ga ada honeymoon d rmh tangga kita, yg ada adalah honey kapan saja.

34. Poin (6) Membangun komunikasi yang terbuka, dua arah, hangan dan simpatik.

35. Komunikasi sangat besar peranannya dlm membangun keluarga yg harmonis.

36. Banyak permasalahan rmh tangga yg timbul krn masalah komunikasi yg tersumbat, atau dingin atau tdk simpatik.

37. Perkara ini semakin penting diingatkan d zaman canggih skrg ini, krn peluang komunikasi langsung sebagian tlh diambil alih oleh gadget2.

38. Poin (7) Badai kan selalu ada, jadikan sebagai penguat genggaman, bukan pemutusnya.

39. Tak ada rmh tangga yg tak menghadapi goncangan & badai, tak terkecuali rmh tangga kenabian.

40. Yg membedakannya adalah bgmn & dr sudut pandang apa hal itu dilihat & bgmn menyikapinya.

41. Jika tepat menyikapinya, badai ini justru semakin mempererat hubungan pasangan suami istri.

42. Lihatlah bgmn Rasulullah SAW selalu mengenang Khadijah yg setia menemaninya mengahadapi masa2 yg sangat berat d awal dakwah.

43. Poin (8) Keluarga adalah lahan dakwah dan pembinaan.

44. Sblm kita brbicara dimensi dakwah lbh luas,maka sesungguhnya keluarga adlh lahan dakwah yg subur yg paling dkt & ada dlm keseharian kita

45. Menjadikannya & menyadarinya sbg lahan dakwah & pembinaan, mengantarkan kita pd 2 kebaikan sekaligus, mendekatkan kita kpd Allah.

46. Sekaligus jg dapat menghangatkan hubungan antara sesama anggota keluarga.

47. Demikian poin2 yg disampaikan oleh pembicara, tentu sj tdk tertutup kemungkinan adanya poin2 lainnya yg tdk disebutkan.

48. Semoga Allah lindungi kehidupan keluarga kita dr berbagai keburukan & selalu diberi petunjuk menuju selamat & bahagia d dunia & akhirat.

49. Acara ini diselenggarakan oleh Bidpuan DPD Riyadh, 13 Februari 2015 M – 24 Rabiul tsani 1436 H. Disponsori oleh @simPATISaudi #END

Sumber : http://chirpstory.com/li/252051?page=1

(Humas DPD PIP PKS Riyadh)

redaksi

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *