0

PCINU Arab Saudi Bersama PKS dan Gerindra Deklarasi Dukungan Untuk ANIES-SANDI

IMG_4022

PKS Riyadh – Bagi ummat Islam, hari Jumat adalah hari yang paling mulia dari semua hari. Hari Jum’at ini juga merupakan hari jumat terakhir sebelum pesta demokrasi Pilkada DKI Jakarta pada tanggal 19 April akan datang. Dengan mengharapkan berkah dan menghormati kemuliaan hari jumat, PCI NU Arab Saudi mengajak semua komponen masyarakat Indoensia yang bermukim di wilayah Jeddah khususnya dan di Saudi Arabia pada umumnya, baik yang memiliki afiliasai partai politik, afiliasi ormas maupun masyarakat umum untuk mendukung pasangan calon nomor 3 Anis – Sandi sebagai calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017 – 2022.

PCI NU Arab Saudi menyatakan dukungan dan ajakan tersebut pada acara deklarasi yang digelar bersama dengan PKS Hijaz, Gerindra Arab Saudi dan PKB. Acara dihadiri oleh warga NU Jeddah, kader dan simpatisan PKS Hijaz, kader dan simpatisan Gerindra, kader dan simpatisan PKB, kader FPI, kader GP Ansor, kader Banser, Pengurus dan anggota BMI-SA, beberapa tokoh serta unsur masyarakat indonesia di Jeddah (FORMIDA). Deklarasi itu di selenggarakan di ruangan ICMI kompleks Masjid Indonesia yang berlokasi di Syarafiyah, Jeddah, setelah melaksanakan shalat jumat tanggal 14 April 2017.

Ketua Tanfidziyah PCI NU Arab Saudi, Bapak Ir. Ahmad Fuad, dalam orasinya menyampaikan hasil diskusi panel yang pernah dilaksanakan di Masjid Indonesia Jeddah tentang memililih pemimpin. Beliau menegasakan bahwa memilih pemimpin non muslim adalah haram. Islam melalui al-Qur’an telah memuliakan kita ummat Islam. Oleh karena itu kita bersyukur dan harus menjaga kemuliaan itu dengan cara berpegang teguh kepada nilai-nilai al-Quran. Dalam konteks pilkada, kita wajib hanya memilih dan mendukung pasangan calon beragama Islam dan haram hukumnya ummat islam mendukung memilih calon pemimpin non muslim.

Bapak Ir. Ahmad Fuad juga mengajak dan menyerukan agar semua masyarakat Indonesia di Arab Saudi menyampaikan pesan tentang haramnya memilih pemimpin non muslim kepada semua saudara, kerabat, teman dan relasi yang memiliki hak pilih di wilayah DKI Jakarta baik secara langsung maupun melalui jejaring media sosial (WhatsApp, Facebook, LINE, Imo dan sebagainya)

Sementara itu Ketua Daerah Dakwah PKS Hijaz, Ustadz Muhammad Nasir Nur Macca, menegaskan bahwa memilih dan mengajak orang lain untuk memilih calon pemimpin adalah hak setiap warga negara. Termasuk memilih dan mengajak memilih berdasarkan agama. Hal ini dijamin oleh Undang-Undang, UUD 45 dan Pancasila. Memilih dan mengajak orang lain untuk memilih berdasarkan agama adalah tindakan yang sah dan tidak bisa dikategorikan sebagai perbuatan SARA. Menjadi masalah SARA jika ada tindakan melarang seseorang dari kelompok agama tertentu untuk mencalonkan diri dalam pesta demokrasi pada tingkatan manapun.

Acara deklarasi diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Fudhaili Muhammad Afad, guru dan relawan pengajar di Islamic Center Kawasan Industri di Jeddah, dengan harapan dan penuh tawakkal semoga Allah SWT memberi kemenangan bagi pasangan muslim yaitu Anies Sandi.

 

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *