0

Pernyataan Bersama Masyarakat WNI di Arab Saudi terkait rencana pengiriman TKW

Pernyataan Bersama Masyarakat WNI di Arab Saudi
MENYIKAPI PEMBERITAAN MEDIA DAN HASIL PERTEMUAAN ANTARA
MENTERI TENAGA KERJA RI DENGAN MENTERI KETENAGAKERJAAN DAN
PEMBANGUNAN SOSIAL ARAB SAUDI TENTANG RENCANA PENGIRIMAN TKW DOMESTIK KE ARAB SAUDI

Perwakilan masyarakat WNI Saudi di Jeddah

Bismillahirrahmanirrahim.
Segala puji bagi Allah SWT, serta shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW.

Berkaitan dengan adanya pemberitaan di media tanah air maupun media lokal Arab Saudi tentang pertemuan Menteri Tenaga Kerja RI Bapak Hanif Dhakiri dengan Menteri Ketenagakerjaan dan Pembangunan Sosial Arab Saudi Dr. Ali Bin Nasser Al-Ghufais, yang berencana akan mengirimkan kembali TKW Domestik ke Arab Saudi, maka kami atas nama elemen masyarakat WNI di Jeddah Arab Saudi dengan ini menyatakan sikap bersama sebagai berikut :

MENGINGAT :
1. Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI / Kepmenaker RI No. 260 Tahun 2015 tentang pelarangan penempatan TKI domestik untuk pengguna perorangan ke negara-negara Timur Tengah.
2. Adanya pertemuan antara Menteri Tenaga Kerja RI dengan Menteri Ketenagakerjaan dan Pembagunan Sosial Arab Saudi pada hari Senin, 16 Oktober 2017 tentang rencana pengiriman TKW Domestik ke Arab Saudi.
3. Pemberitaan tendensius yang ada di sejumlah media nasional di media tanah air, yang menyatakan seolah mayoritas elemen masyarakat WNI di Arab Saudi menyetujui pengiriman kembali TKW Domestik ke Arab Saudi, sedangkan dalam kenyataannya menolak rencana tersebut.

MENIMBANG :
1. Pernyataan bersama yang di tandatangani oleh 12 ormas/orpol/LSM di Arab Saudi tentang penolakan pencabutan moratorium dan pengiriman TKW Domestik ke Arab Saudi.
2. Hasil kesepakatan antara Menteri Tenaga kerja RI dan Menteri Ketenagakerjaan dan Pembangunan Sosial Arab Saudi 16 Oktober 2017 di Jeddah tentang penempatan TKI domestik ke Arab Saudi.
3. Hasil sosialisasi dan pertemuan antara Menaker RI dengan elemen masyarakat WNI (Ormas, LSM dan Orpol) di Jeddah pada hari Senin, 16 Oktober 2017.

MENYATAKAN :
1. Menolak rencana pemerintah RI untuk mengirim TKW Domestik ke Arab Saudi
menggunakan skema baru yang telah disusun, dengan alasan sebagaimana tertera dalam pernyataan bersama 12 organisasi masyarakat WNI Arab Saudi dan yang telah dikirimkan kepada semua pihak terkait dan berkompeten dengan permasalahan WNI/TKI.
2. Mendesak pemerintah RI dalam hal ini Menteri Tenaga Kerja RI untuk serius
mempertimbangkan masukan dari mayoritas elemen masyarakat WNI di Arab Saudi sehubungan dengan lebih banyaknya unsur kemudlaratan apabila dibuka kembali pengiriman TKW domestik ke Arab Saudi.
3. Menyayangkan adanya pemberitaan tendensius dan sepihak di beberapa media tanah air yang tidak mempresentasikan kondisi sebenarnya, yang mana seolah mayoritas elemen WNI di Arab Saudi menyetujui rencana pengiriman TKW domestik ke Arab Saudi.
4. Mendukung segera disahkannya Draf Rancangan Undang Undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (RUU PPMI) menjadi UU PPMI untuk menghadirkan kepastian dan kekuatan hukum dalam perlindungan kepada Pekerja Migran di semua negara.

Demikian pernyataan bersama ini kami sampaikan untuk menjadikan perhatian. Semoga Allah SWT meridloi setiap langkah kita. Aamiin.

Jeddah, 20 Oktober 2017

Yang membuat pernyataan
Elemen Masyarakat di Arab Saudi :
1. PCINU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) Arab Saudi
2. Formida (Forum Musyawarah Masyarakat Indonesia Jeddah) Arab Saudi
3. PCIM (Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah) Arab Saudi
4. PCK GP Ansor (Pimpinan Cabang Khusus Gerakan Pemuda Ansor) Arab Saudi
5. PCI (Pengurus Cabang Istimewa) Muslimat NU Arab Saudi
6. SPMI (Serikat Pekerja Migran Indonesia) Arab Saudi
7. PPMI (Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia) Arab Saudi
8. Mabes BMI (Markas Besar Buruh Migran Indonesia) Arab Saudi
9. P2KN (Pemantau Penggunaan Keuangan Negara) Arab Saudi
10. PKB Arab Saudi
11. PKS Arab Saudi
12. Gerindra Arab Saudi

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *