0

PKS: Masih Banyak Rakyat Miskin, Parpol Dibiayai Negara Harus Dipikirkan Matang-matang

Jazuli Juwaini

 

PKS Riyadh – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) angkat bicara mengenai wacana partai politik dibiayai negar sebesar Rp 1 Triliun. Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menuturkan ide wacana membiyai parpol dari APBN positif. Jika dasar pemikiran membangun politik yang baik dalam mematanngkan prinsip berbangsa dan bernegara.

“Tapi harus dipikirkan matang-matang dalam kondisi masyarakat yang masih banyak yang miskin,” kata Jazuli melalui pesan singkat, Selasa (10/3/2015).

Jazuli menuturkan jika pemerintah ingin menjalankan kebijakan tersebut harus diimbangi dengan‎ upaya keras penyelesaian kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Agar program itu tidak menimbulkan gejolak sosial.

“Artinya program itu tidak boleh mengganggu program pengentasan kemiskinan. Mengenai jumlahnya saya kira tidak perlu disebutkan langsung Rp 1 Triliun tiap partai harus didalami dulu dengan menggunakan prinsip keadilan dan harus memicu dan memacu parpol semakin meningkat bekerjanya untuk rakyat,” imbuhnya.

Ketika ditanyakan apakah anggaran saat ini memadai, Jazuli mengakui belum cukup. “Karena istilahnya cuma ala kadarnya selama ini sifatnya dana pembinaan. Tapi kita juga tentu harus mempertimbangkan kemampuan negara,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo berinisiatif mengeluarkan gagasan bahwa pembiayaan partai politik peserta pemilu berasal dari negara atau dicantumkan dalam APBN.

“Dengan berbagai pengalaman politik uang dalam Pilkada Pileg dan Pilpres, terkait dana kampanye memang sulit dijauhkan dari indikasi money politic,” kata Tjahjo dalam Diskusi Bincang Senayan 2015 di Senayan City, Jakarta, Minggu (8/3/2015).

(tribunnews)

 

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *