0

Rekam Jejak Sejarah Genosida

Oleh : Abu Kautsar

Pengurus DD PKS Riyadh, Saudi Arabia

Mayoritas Manusia yang masih punya rasa perikemanusiaan sangat geram dengan terjadinya peristiwa pembantaian dan pemusnahan manusia di manapun berada. Apapun agama dan rasnya peristiwa tersebut seharusnya tidak boleh terjadi terlebih di era di mana dunia sedang serius menjaga pelanggaran hak asasi manusia, hak asasi manusia adalah hak untuk hidup, beribadah dengan aman, tenteram dan damai di bumi manapun mereka berada.

Dan belum lama ini peristiwa Rahingnya membuat banyak pihak meradang dengan musibah yang menimpa mereka, apalagi mereka satu keimanan dengan mayoritas bangsa Indonesia sehingga sangatlah wajar kalau rakyat Indonesia yang mayoritas Muslim sangat marah dan murka atas tragedi pembantaian di Rahingnya sebagaimana yang telah di ajarkan oleh guru besar yg mulia Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya , mengajarkan umat Islam agar merasa seperti satu bangunan yang satu sama lainnya saling menguatkan، turut merasakan luka yang dirasakan oleh saudara seiman, itulah yang di ajarkan Nabi kita tentang tata cara bagaimana memberi empati kepada saudara seiman yang murni dari dalam hati sanubari karena buncahan keimanan.

Sejarah pembantaian manusia di Rahingnya adalah salah satu dari sekian rekam ulang sejarah kemanusiaan,pada tahun 1995 peristiwa ini juga di alami saudara seiman kita di Bosnia yang sangat menggemparkan dunia dan memakan korban sampai 8 325 manusia, secara kebetulan juga mereka yang mengalami adalah mayoritas Islam.

Kenapa semua ini bisa terjadi ? Mungkin ini adalah salah satu sunatullah dalam kehidupan di dunia.Karena kalau kita baca sejarah dalam Al-Quran sebuah dialog rekam jejak penciptaan manusia sudah di khawatirkan oleh malaikat, ketika Allah SWT menurunkan nabi Adam Alaihissalam Ke dunia malaikat sedikit mengalami ketakutan bahwa manusia akan menumpahkan darah atas manusia lainya sebagaimana hal ini di sampaikan kepada Allah SWT :

قالوا أتجعل فيها من يفسد ويفسك ونحن نسبح بحمدك ونقدس لك ،قال إني أعلم مالا تعلمون.(البقرة:٣٠)

“Malaikat bertanya :apakah kamu akan menjadikan mereka membuat kerusakan di muka bumi dan menumpahkan darah ? Sementara kami bertasbihlah memuji-muji dan mensucikannya, Sesungguhnya aku lebih tahu apa -apa yg tidak kamu ketahui”

Kekhawatiran malaikat menjadi masukan bagi Allah SWT yg akan menciptakan manusia di dunia akan tetapi Allah sebagai pencipta lebih tahu apa yang akan terjadi, dan dalam perjalanannya dunia penuh dengan pertumpahan darah dengan latar belakang problem masing-masing.

Tragedi pembantaian umat Islam yang terjadi pada bulan Februari tahun 1258M bertepatan dengan tahun 656H di Bagdad, Iraq adalah tragedi kemanusiaan terbesar kedua sepanjang sejarah, hampir dua juta manusia di bantai oleh pasukan Mongol yg pimpin Hulago Khan dan atas peran dan bantuan pengkhianat terbesar yg tercatat dalam sejarah yang di lakukan oleh Ibnu Alqomi seorang menteri dari syi’ah Alrafidah.

Para Sejarawan Islam menulis peristiwa ini begitu mengerikan ketika itu mayat-mayat bergelimpangan di sudut-Sudut kota bagdad, sungai Tigris airnya berubah menjadi hitam kemerahan, hitam karena warna tinta dari kitab-kitab yang di buang kedalamnya dan warna merah adalah darah umat Islam yang mengalir, para ulama dan fuqaha turut menjadi korban peristiwa tersebut. Berbulan- bulan kota bagdad mencekam bau busuk bangkai manusia di mana-mana.

Pembantaian di bagdad juga sekaligus berakhirnya khilafah daulah Abbasiyah yang di pimpin oleh Almu’tashim billah Khalifah ke 37، turut di tewas bersama keluarganya yang sangat mengenaskan.

Almu’Tashim billah Abdullah bin Mansur bin Muhammad bin Ahmad bin Hasan bin Yusuf Bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Alabbas bin Abdulmuthalib.

Kemudian peristiwa pembantaian manusia terbesar juga terjadi pada perang dunia ke dua di Jerman ketika kaum Nazi dalam kekuasaan Hitler.
Menurut para pakar sejarah pembantaian tersebut mencapai 11 juta dan yg 6 juta adalah kaum Yahudi.
Adolf Hitler pemimpin nazi adalah terkenal dengan julukan Iblis berwujud manusia yang ingin menghabisi setiap sesuatu yang berbau Yahudi Jerman.

Namun banyak yang tidak menyadari peristiwa ini juga di dalangi oleh zionis internasional yang melapangkan Hitler menjadi penguasa Nazi dengan membuat blok barat dan blok timur (kapitalisme dan komunisme)tujuan zionis internasional adalah menjadikan bangsanya tumbal keberingasan nazi dan pada akhirnya menuntut darah kepada Pemerintah Jerman dan sampai saat ini Pemerintah Jerman masih membayar miliaran dolar kepada Zionisme internatioanal atas tragedi pembantaian tersebut dan tebusan yang termahal adalah dengan berdirinya negara Israel di Palestina, melakukan genosida secara bertahap terhadap warga palestina.

Sejarah terkadang merupakan rekam ulang sebuah peristiwa pada ruang dan waktu yang berbeda, Zionisme adalah yang berdiri di belakang terjadinya perang dunia satu dan dua.

Peristiwa-peristiwa besar yang sekarang terjadi di belahan bumi manapun sesungguhnya bukanlah secara kebetulan melainkan ada tangan-tangan tersembunyi yang mengendalikannya adalah Zionis international selalu berperan namun dalam hal ini ada golongan dalam menyikapi masalah ini yang pertama adalah :

Golongan yang terjebak oleh cengkeraman keras tangan-tangan Iblis Yahudi lewat cekikan pemerintahan, pemilik modal international , pola pikir dan Idiologi dan hal ini banyak tidak di sadari oleh mereka bahwa telah masuk perangkap zionisme international.

Golongan kedua adalah mereka yang menyadari dan memahami adanya tangan-tangan di balik layar tersebut, baik karena mereka punya tingkat kepedulian yang tinggi terhadap gejala atau mereka berpikiran luas serta berpikir jernih dengan berdasarkan petunjuk wahyu dalam kitab-kitab samawi. Dan umat Islam masuk dalam golongan ini karena mereka termasuk sasaran bagi persekongkolan Zionisme international yang menjadi representatif jahat dan dendam kesumat terhadap kemanusiaaan khususnya terhadap umat Islam  dan hal ini sudah di sinyalir oleh Allah SWT dalam Al- Quran :

ولن ترضى عنك اليهود ولاالنصارى حتى تتبع ملتهم (البقرة ١٢٠)

“Dan Tidak akan Ridha atas kalian orang Yahudi dan Nasrani sampai kalian mengikuti Millah mereka”

Allahu ‘Alam bishowab.

6 September 2017
——————–
Rabu,14 Dzulhijjah 1438 H

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *