0

Saran Fahri ke Menag: Naikkan Denda Pembatalan Haji Khusus

Fahri Hamzah2

PKS Riyadh – Penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) nakal sengaja memperjualbelikan slot batal ganti jamaah haji khusus. Menag disarankan menaikkan biaya pembatalan haji khusus untuk menghentikan praktik ilegal itu.

Menag memang telah mengungkap adanya modus PIHK yang mendaftarkan nama fiktif sebagai calon jamaah haji khusus. Namun demikian pada saat menjelang pemberangkatan nama-nama fiktif itu mendadak mengundurkan diri. Hal semacam ini tak boleh dianggap remeh oleh Kemenag.

“Jadi saran saya ke Kemenag itu terbitkan peraturan, naikkan denda pengunduran diri jamaah haji. Bikin dua kali lipat lah kalau misalnya sekarang Rp 30 juta jadiin Rp 60 juta, pasti yang mau bisnisin pikir-pikir. Toh kalau dibisnisin bakal rugi dia,” kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, kepada detikcom, Selasa (5/5/2015).

Aturan ini harus segera dibuat Kemenag kalau mau menutup mata rantai permainan perdagangan slot batal ganti jamaah haji khusus. Jika ada jamaah haji yang meninggal, sakit, atau ada alasan khusus tentu Kemenag bisa melakukan pengecekan langsung.

“Kalau meninggal kan jelas orangnya nggak ada, kalau alasan orang tua sakit ya tinggal dicek saja. Kalau yang main-main ini dendanya harus dua kali lipat,” kata Fahri.

Fahri mengingatkan Kemenag tak boleh tinggal diam sementara ada PIHK yang menyerobot antrean jamaah haji khusus. Karena kuota haji khusus juga sebenarnya bagian tak terpisahkan dari kuota haji rakyat Indonesia.

“Negara harus punya sistem untuk mengawasi pengunduran diri di dalam pendaftaran itu. Kalau dasarnya itu adalah murni karena dia berhalangan oke, tapi kalau itu dicurigai itu harus ditindaklanjuti,” sarannya.

(fahrihamzah.com)

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *