0

SEHATKAN OTAK, GIATKAN SENAM OTAK!

senam-otakOleh : Heri Kuswanto 

Subhanallah!!!…

                 Ucapan inilah yang selalu terucap dari setiap kita jika sedang melihat hal yang luar biasa, memukau atau sangat excited bagi kita. Contohnya jika kita melihat laut biru yang sangat luas, gunung tinggi yang indah dengan segala kehijauannya, dan juga 8 planet di galaksi bima sakti (milky way) kita ini beserta seluruh benda angkasa dan manifestasinya yg tersusun rapi di tatanan tata surya. Banyak dari kita mengira bahwa tata surya adalah tempat terluas dan tanpa batas yang pernah ada di kehidupan manusia, menurut penulis itu kurang benar karena sesungguhnya yang terluas tanpa batas dalam kehidupan ini hanya terdapat pada diri manusia tepatnya di dalam kepala manusia. Apakah itu??? Ya,benar “OTAK” lah jawabannya. Benda kecil yangmemiliki berat sekitar 1,5 Kilogram ini lebih luas dari tatanan tata surya dan apa yang ada di dalamnya, lebih dahsyat dari segala jenis komputer tercanggih yang tercipta hingga detik ini dan masa depan, lebih cepat cara kerjanya (respons) dari volume kecepatan pesawat jet pengintai SR-71 Blackbird milik Amerika Serikat. Pertanyaanya adalah “apakah ini berlaku untuk semua otak manusia?”, tentu saja tidak, maka kali ini penulis akan memaparkan tips sederhana bagaimana cara memaksimalkan fungsi otak agar setiap otak kita berfungsi sebagaimana mestinya.

            Otak merupakan salah satu organ tubuh manusia yang paling penting di antara organ tubuh lainnya, karena otak memiliki kemampuan dan kapasitas visual, audio, analitis, dan psikis yang mengagumkan dan ini didukung oleh milyaran neuron yang berinteraksi antara satu dengan lainnya di dalam otak manusia sehingga tidak terdapat batasan dalam  hal kemampuan dan daya cipta dari otak manusia tersebut. Seseorang bisa menjadi pribadi yang aktif, kreatif, imajinatif, atau menjadi deduktif, analitis, dan ingstingtif sesuai dengan keinginannya. Otak tidak membatasi diri, dan otak kita bekerja sesuai dengan keinginan dan perintah kita, karena pada dasarnya otak kita adalah sebuah perangkat keras yang digunakan oleh pikiran kita untuk membentuk sikap, perasaan, persepsi, harapan, dan hasil akhir yang kita inginkan. Otak merupakan abdi setia dan sangat penurut kepada tuannya.

            Dalam teori hemisphere (teori belahan otak) setiap otak manusia terbagi menjadi dua bagian yaitu belahan otak kiri (left cortex) dan belahan otak kanan (right cortex) yang keduanya memiliki fungsi dan peran masing-masing. Otak kiri mengendalikan tubuh bagian kanan dan sebaliknya otak kanan mengatur tubuh bagian kiri. Otak kiri lebih cenderung menangani hal-hal yang terkait dengan angka, susunan, logika, organisasi, dan hal lain yang memerlukan pemikiran rasional, berhubungan dengan pertimbangan yang bersifat deduktif dan analisis. Bagian otak inilah yang digunakan untuk berfikir sistematis, matematis, dan ilmiah. Maka dengan otak kiri kita bisa memfokuskan diri kepada garis dan angka dengan mengabaikan peliknya warna dan irama.

              Berbeda dengan otak kanan yang mengurusi pemikiran abstrak dan penuh imajinasi. Misalnya warna, ritme, musik, dan proses pemikiran yang memerlukan kreativitas, orisinalitas, daya cipta, dan bakat artistik. Pemikiran otak kanan cenderung lebih santai tidak terikat oleh parameter ilmiah dan matematis. Orang otakkanan dapat melibatkan diri dalam rupa dan bentuk, warna-warni dan kelembutan, dan mengabaikan segala ukuran dan dimensi yang mengikat.

            Sampai detik ini masih banyak orang yang masih didominasi oleh satu sisi bagian otaknya saja, baik otak kiri maupun otak kanannya dalam setiap aktifitas, proses berfikir, dan pertimbangan mengambil sebuah keputusan dalam kesehariannya. Padahal fakta membuktikan bahwa jika salah satu sisi otak yang jarang digunakan itu diaktifkan bersamaan dengan satu sisi otak yang sering digunakan maka tentu hasil yang dicapai akan lebih efektif dan lebih baik. Dengan kata lain orang yang mampu menggunakan dua sisi otak secara bergantian atau bersamaan dalam satu waktu maka sesungguhnya ia mampu untuk menjadi pribadi yang santai dalam bertindak namun tetap sistematis dalam langkahnya. Dia menjadi seorang yang mampu berfikir induktif dan deduktif sesusai masalah yang di hadapinya, ia tidak hanya akan menjadi seorang eksekutor atau pelaksana harian saja tapi ia juga akan menjadi seorang konseptor yang darinya lahir berbagai ide-ide kreatif dan gagasan-gagasan unik yang tidak terpikirkan oleh orang lain, ia pun menjadi seorang yang mempunyai daya cipta tinggi dan mampu memaparkan hasil karyanya secara rapi dan sistematis. Maka orang yang mampu menyeimbangkan dominasi 2 belahan otaknya ini akan lebih mudah dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar, bahkan sangat dibutuhkan oleh masyarakat dimana ia tinggal.

            Ibarat sebuah rumah yang pintunya terkunci,maka kita tidak mungkin bisa masuk ke dalamnya kecuali kita memiki kunci untuk membuka pintu rumah tersebut. Begitu pula dengan masalah dua belahan otak ini. Jika kita tidak mengetahui tips dan trik untuk menyeimbangkan kedua belahan otak kita, maka kita tidak akan mampu menggunakan otak kanan dan otak kiri kita secara proposional dan maksimal. Salah satu dari tips sederhana menyeimbangan antara otak kiri dan otak kanan adalah ‘Brain Gym’ (Senam Otak) yang bergunauntuk merangsang otak kita agar kedua sisinya mampu aktif dan terlatih sehingga bermanfaat untuk kehidupan kita.

            Senam otak dalam bentuk latihan yang di sebut Edu-K (Educational Kinestetics) ini dipelopori oleh Paul E. Dennisson, peneliti dari Universitas Kalifornia Selatan, AS. Meski semula ditujukan untuk melatih anak-anak dengan kesulitan belajar, ternyata latihan ini bermanfaat untuk segala umur. Senam ini berupa gerakan silang atau gerakan saling bergantian. Gerakan silang, menurut Dennison akan mengaktifkan dua belahan otak secara bersamaan serta memudahkan penyebrangan garis tengah. Latihan ini akan menunjang sistem belajar seseorang karena mengaktifkan kedua belahan otak, meningkatkan penglihatan dan pendengaran, menunjang pekerjaan menulis, membaca, mendengar, dan pemahaman tentang bacaan, serta meningkatkan belahan kiri dan kanan. Senam otak (brain gym) dapat memaksimalkan kerja otak agar tidak lekas pikun, terutama bagi lansia.saat diciptakan oleh pasangan Paul dan Gail Dennison pada tahun 1970, awalnya ada 10 gerakan yang telah diciptakan oleh mereka, namun hingga saat ini gerakannya sudah berkembang dan lebih dari 20 jumlahnya.

            Melakukan gerakan yang berbeda dengan dua sisi anggota tubuh (kanan dan kiri) secara bersamaan dalam satu waktu itulah definisi dari senam otak. Berikut ini adalah beberapa gerakan sederhana senam otak yang bisa dilakukan dalam waktu luang kita di manapun berada :

  1. Gerakan JEKI (Jempol Kelingking)

Angkat Kedua tangan persis di depan dada, genggam semua jari di tangan kanan kecuali jari kelingking, dan genggamlah semua jari tangan kiri kecuali jari jempol anda. Lalu hitunglah sampai 3 dan pada hitungan ke 3 tutuplah jari kelingking tangan kanan anda gantilah seketika dengan jari jempol bersamaan dengan itu anda juga harus mampu menutup jari jempol di tangan kiri anda dengan merubah membuka jari kelingking. Lakukan perubahan 2 jari di kedua tangan anda secara perlahan, kemudian tambahlah volume kecepatan merubahnya hingga akhirnya anda mampu melakukan itu dengan dengan sangat cepat secara spontanitas (tanpa berfikir).

  1. Gerakan TTM (Telunjuk Tengah Manis)

Hampir sama dengan gerakan Jeki, angkatlah Kedua tangan persis di depan dada, genggam semua jari di tangan kanan kecuali jari tengah dan jari manis anda, dan genggamlah semua jari tangan kiri kecuali jari telunjuk dan jari tengah anda. Lalu hitunglah sampai 3 dan pada hitungan ke 3 tutuplah jari manis tangan kanan anda gantilah seketika dengan jari telunjuk (jari tengah tetap terbuka) bersamaan dengan itu anda juga harus mampu menutup jari telunjuk di tangan kiri anda dengan merubah membuka jari manis anda (jari tengah biarkan tetap terbuka). Jadi yang berubah hanyalah jari telunjuk dan jari manis di masing-masing tangan anda. Lakukan perubahan jari-jari di kedua tangan anda secara perlahan, kemudian tambahlah volume kecepatan merubahnya hingga akhirnya anda mampu melakukan itu dengan dengan sangat cepat secara spontanitas (tanpa berfikir).

  1. Gerakan KORAN (Kotak & Lingkaran)

Angkat Kedua tangan luruskan di depan dada dengan posisi mengepal menyisakan jari telunjuk saja, lalu ayunkan tangan kanan dengan telunjuknya mulai membuat gerakan lingkaran berdiameter sekitar 15-25cm tanpa henti, bersamaan dengan itu gerakkan tangan kiri dan telunjuknya untuk membuat kotak/bujur sangkar dengan setiap sisi berukuran 15-20cm tanpa henti. lakukan gerakan ini perlahan-lahan, jika sudah mulai tambahkan volume kecepatan membuat lingkaran dan kotak ini secara bersamaan. Bisa dicoba variasi dalam gerakan ini, seperti tambahkan kecepatan tangan kanan dalam membuat lingkaran bersamaan dengan itu kurangi kecepatan tangan kiri dalam membuat kotak/bujur sangkar, atau sebaliknya. Jika semua sudah bisa dilakukan, maka variasi selanjutnya adalah dengan tangan kanan menggambar kotak dan tangan kiri menggambar lingkaran.

  1. Gerakan TELDUNG (Telinga & Hidung)

Posisikan tangan kanan memegang hidup dan tangan kiri memegang telinga akan, hitunglah sampai 3, pada hitungan ke 3 rubahlah posisi tangan kanan dari memegang hidung menjadi memegang telinga kiri bersaman dengan mengubah posisi tangan kiri dari memegang telinga kanan menjadi memegang hidung. Untuk pemula lakukan gerakan ini secara perlahan-lahan, jika sudah terbiasa anda akan mampu melakukan gerakan ini dengan volume yang lebih cepat.

  1. Gerakan P3K (Perut Kelaparan Kepala Kepanasan)

Letakkan tangan kiri di atas kepala (rambut) lalu tepuk-tepuklah secara perlahan kepala anda (tidak usah terlalu keras), bersamaan dengan itu usap-usaplah perut dengan tangan kanan mengikuti gerakan arah jarum jam. Lakukan secara perlahan hingga anda menguasai gerakan ini. Jika sudah lancar dan bisa dilakukan dengan volume yang cepat, maka lakukan sebaliknya.

Gerakan diatas adalah 5 contoh dari sekian banyak gerakan senam otak (brian gym) yang ada. Semoga kita bisa senantiasa melakukan senam otak sebagai salah satu pencegahan dari berbagai macam penyakit seperti Alzheimer, yaitu kondisi neurologis yang ditandai dengan penurunan daya ingat dan penilaian secara bertahap, yang biasanya disertai dengan perubahan kepribadian dan kemampuan untuk mengekspresikan diri. Mari membiasakan diri dan keluarga untuk melakukan gerakan senam otak minimal 2-4menit setiap hari sebelum atau sesudah kita melaksanakan rutinitas kita, melihat sangat mudahnya senam otak ini dilakukan dan tidak memerlukan waktu dan tempat yang khusus, bahkan tidak juga membutuhkan alat khusus sehingga kita tidak perlu mengeluarkan biaya sedikitpun, karena untuk melakukan senam otak kita hanya memerlukan anggota tubuh kita saja.

SEHATKAN OTAK, GIATKAN SENAM OTAK!

Oleh : Heri Kuswanto, S.Pd, CMT

Referensi:

o   Ide, Pangkalan. 2008. Gaya hidup penghambat Alzheimer. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

o   Pasiak, Taufik. 2007. Brain management for self improvement. Bandung: Mizan.

o   http://www.persify.com/id/perspectives/medical-conditions-diseases/penyakit-alzheimer-_-951000103192

redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *